Sejarah Setia Hati

Posted on 17. Jun, 2013 by in Sejarah Setia Hati

Penerusan, Pelurusan, Pengembangan, Pelestarian Pencak SETIA HATI’ sebagai motto “PERISAI BINTANG” Simbol ORGANISASI dan motto “SH” ialah “Untuk kembali pada sumber-NYA” — di Ngrambe Ngawi East Java.

MOENANDAR HARDJOWIJOTO Pencetus ORGANISASI/SHO yang berdiri pada tanggal 22 mei 1932 di Semarang dan pada tahun 1972 sampai sekarang “SH” O-nya tidak di cantumkan dalam kata “SH” tapi tetap berjalan dengan ber-organisasi walaupun belum dapat mengangkat ke-ilmu-an Ki Ngabei Soerodiwirjo, itu semua harapan Moen Wesi dan kawan-kawan(murid-murid Eyang Soero) diluar kediaman Ki Ngabei Soerodiwirjo ialah Para Kadhang dari Jakarta, Semarang, Jogjakarta, Keresidenan Kedu(Temanggung, Magelang dan Wonosobo) disamping Panti SETIA HATI sendiri. itu semua terjadi sebelum tahun 1988

KI NGABEI SOERODIWIRJO Pencetus Persaudaraan SETIA HATI’ dan Pencipta Pencak SETIA HATI'(36 Jurus SH’ dari Betawen I sampai Minangkabau III Sipai/Blirik dengan metode Bungkus, Tuntun, Sambung. Yang sebelumnya Eyang Soero mencetuskan Sedulur Tunggal Kecer(STK) dengan menciptakan jurus yang diberi nama Joyo Gendilo Cipto Mulyo Pada tahun 1903 dan berubah nama pada tahun 1917 yang tertulis diatas tersebut.WORKSHOP PENCAK SETIA HATI

Related Posts

  • Asal Usul Organisasi “SETIA HATI”Asal Usul Organisasi “SETIA HATI” Asal usul sebelum berdirinya organisasi berawal dari keceran Bapak Moenandar dan Bapak Soebuh dikecer di kediaman Eyang Soero pada tahun 1920 Bapak Marijoen dan Bapak Soemakto akhir tahun […]
  • D 007 B – Deklarasi Sang Harimau MenantiD 007 B – Deklarasi Sang Harimau Menanti Ber-awal dari keterpaksaan keadaan memprihatinkan dalam keberadaan Organisasi sejak berdirinya 22 Mei 1932 di Semarang, terlebih lagi semenjak deklarasi Moen Wesi (Welas-Asih) 1972 di […]
  • Sejarah Singkat “ORGANISASI” Setia Hati 1972-2012.Sejarah Singkat “ORGANISASI” Setia Hati 1972-2012. Wacana organisasi rumpun setia hati (SHO) 1932 - 1972 mengkoordinir di lima tempat yaitu Jogyakarta, Semarang, Keresidenan Kedu/Magelang, Jakarta dan Madiun/winongo yang sekarang atau […]
  • Perjalanan Akbar Sang Harimau Menanti Perjalanan Akbar Sang Harimau Menanti Keceran kali pertama di daerah Kwitang Jakarta Pusat pada tahun 1938 diantaranya Bapak Soeroto, Goemawan, Soetikno dan dua kadhang lainnya (dari anggota TNI) dan yang mengecer Bpk Soemedi […]
  • Sejarah Singkat “ORGANISASI” Persaudaraan SETIA HATI (SH) 1932-1972:Sejarah Singkat “ORGANISASI” Persaudaraan SETIA HATI (SH) 1932-1972: Deklarasi Organisasi "SH" pada tanggal 22 Mei 1932 di Semarang baru sebatas wacana atau harapan apa yang ada dibenaknya saudara tua ialah Moenandar Hardjowijoto yang di setujui oleh […]
  • Pengertian Bela Diri Pencak Setia HatiPengertian Bela Diri Pencak Setia Hati Pencak Setia Hati yang terdapat dalam Persaudaraan Setia (SH) adalah sebuah gerak rokhani yang mengandung makna. Dalam Pencak Setia Hati tidak mengenal Bela Diri akan tetapi mengerti paham […]

Tomy Sudrajat

"Budayawan SETIA HATI" Tomy Sudrajat terlahir dari kakek Daeng Pahmi keturunan Makassar / Nenek Raden djioh keturunan Pasundan dan memiliki jiwa seni serta rasa cinta tanah air yang tinggi. terlahir di Bandung 5 Januari 1964 dalam usia 2 tahun pindah ke Jakarta mengikuti Ibunda Sri Wandani yang berpisah dari Ayahanda Joesoefpriyadi yang tinggal di Tegal, sejak kecil sudah berminat dengan Pencak Silat dan bela diri yang lain diantaranya Karate, Kempo, Kungfu, Maen Poekoel/Permainan Betawi (Jalak Pengkor, Les Poekoel, Permainan Bang Ca'ak Banten, Banteng Malang, Cingkrig). Mulai mengenal Pencak SETIA HATI' sekitar tahun 1978 yang diperkenalkan oleh Kadhang SH' yang tinggal dikampung Pela (sekarang jalan bangka) Mampang Prapatan. meng-kandidat di Kantor Pamong Praja/Walikota Jakarta Selatan dan di Kecer pada tahun 1981 oleh Bp R Mashadi Sastrohadipranoto di kediaman Bp Moch Zein gandul-depok, selanjutnya berlatih Pencak SETIA HATI' yang dirujuk dikediaman Bp R Marijoen Sastrohadiprosojo Jln Bangka I Mampang Prapatan selama 2 tahun (1983 - 1984), Sekitar tahun 1997 Bp Mashadi mengamanahkan seperangkat Literatur Asli mengenai Persaudaraan SETIA HATI (SH) untuk diketik ulang dan dikomputerisasikan juga belajar mempelajari sekaligus merealisasikan. Kepada Tomy Sudrajat (Kadhang SH) dan Agus Mulyana (Kadhang SHTMW) Literatur Asli diterima dan disimpan dengan rapih. Pada tahun 2007 melihat kondisi Organisasi yang tambah sepi beberapa Kadhang muda di Jakarta mengajak refreshing ke Bandung bertepatan dengan malam pergantian tahun 2006-2007, dalam refreshing tersebut Para Kadhang meminta untuk diajarkan Pencak SETIA HATI' dengan adanya permintaan tersebut Beliau memberitahukan bahwa beliau belum pernah mengajarkan 36 Jurus SH / Pencak SETIA HATI' sebelumnya hanya sekedar saja belum dijadikan rutinitas. Dengan adanya permintaan tersebut beliau berjanji pada diri sendiri yang diucapkan kepada para kadhang tersebut "Mulai saat kini akan belajar mempelajari dan mengajarkan Pencak SETIA HATI" untuk melatih diri secara continue dan konsisten. Tahun 2009 berawal dari adanya keluhan Kadhang Jawa Timur terutama dari Kalitengah dan Laren / Lamongan beliau selama beberapa bulan berada di Lamongan pada tahun 2009, tahun 2010 beliau pindah ke Surabaya dan Mengajarkan Pencak SETIA HATI' kepada Kadhang SH' yang berada di Surabaya sampai sekarang dengan membuat sanggar tradisi yang diberi nama Sanggar Menanggal Surabaya (SMS) yang sebelumnya di Wonokromo Surabaya. Pencak SETIA HATI' dihidupkan kembali di lima tempat yaitu Jakarta, Lamongan, Surabaya, Tuban dan Temanggung. PRESTASI : 1. Pernah meraih medali emas dalam kejuaraan pencak silat olah raga/peningkatan fisik. 2. Ber-sertifikat wilayah jakarta selatan, daerah dki jakarta raya dan tingkat nasional pelatih (1992-1993) pencak silat olah raga/peningkatan fisik. 3. Beberapa kali membawa atlet kecamatan, wilayah, daerah dan tingkat nasional yang menghasilkan beberapa medali emas. 4. Salah satu peraga 36 Jurus SH' (Jurus 1. Betawen I - Jurus 36. Minangkabau III Sipai/Blirik dalam Kongres/Mubes PBSH pada tahun 1995 Solo, 2006 Jakarta dan 2010 Temanggung yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. 5. Melatih Pencak SETIA HATI' di lima tempat diantaranya Jakarta, Lamongan, Surabaya, Tuban dan Temanggung. 6. Mengajak memperkenalkan dan merealisasikan Pencak SETIA HATI' kepada dunia Persilatan khususnya dan Masyarakat luas pada umumnya. 7. Berkunjung dibeberapa daerah dan puluhan kota untuk menyelami Pencak Silat yang masih ber-tradisi / ber-adat istiadat setempat juga ke Singapura, Malaysia dan Perancis untuk melihat keberadaan Persaudaraan SETIA HATI.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusYouTube

 
0
0
0
0
0
0
0
0
0
or copy the link

Tags: , ,

Bagaimana komentar Anda?